2/4 = Layak Main
Gim Action Thriller Alan Wake menyajikan kisah misteri episodik 6 bab yang selalu terasa menarik untuk diikuti serta grafis dan pencahayaan yang memukau.
Rilis:
18 Mei 2010 (Xbox 360)
16 Februari 2012 (PC)
Platform:
Xbox 360, PC (Steam)
  Adegan Dewasa:
Tidak (Ada adegan yang mengejutkan)

kay guys, sudah cukup lama saya belum menulis review. Kali ini saya akan membahas Alan Wake, gim Action Thriller yang tadinya akan keluar untuk PC dan Xbox tapi akhirnya versi PC-nya dibatalkan [tambahan 4/7/2021: versi PC rilis 16 Februari 2012].

Gim ini menceritakan petualangan seorang penulis novel, Alan Wake, yang sedang berlibur ke sebuah kota kecil bernama Bright Falls bersama istrinya, Alice, setelah ia mengalami writer’s block (kondisi ketika seorang penulis mendadak kehabisan ide atau kebingungan bagaimana menuangkan idenya, dan bisa bertahan selama bertahun-tahun). Namun, tidak lama, Alice menghilang dan Alan menemukan lembaran-lembaran kertas yang bercerita mengenai pertempuran antara cahaya dan kegelapan — sebuah novel yang dia bahkan tidak ingat kapan pernah menulisnya Penuturan cerita dalam Alan Wake merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki oleh gim ini.

Plotnya dibagi dalam 6 bab, dan tiap-tiap bab (walaupun Anda akan seringkali bertualang di area hutan) tetap memberikan nuansa baru dan akan tetap membuat Anda tertarik untuk menyelesaikannya. Setiap kali bab baru dimulai, akan ada sedikit ringkasan mengenai cerita sebelumnya, serasa menonton sebuah film seri pendek.

Tiap kali menamatkan satu bab pun Anda akan disuguhi sebuah credit sequence lengkap dengan lagu penutup yang berbeda-beda. Grafis dalam Alan Wake sangat memukau lengkap dengan efek pencahayaan yang memang menjadi salah satu “senjata” dalam game ini, walaupun kadang animasi karakter terasa agak kaku terutama pada saat cutscene. Lingkungan yang kita lihat selama permainan terasa nyata dan hidup terutama pada bagian pencahayaan karena cahaya merupakan salah satu aspek utama di gim, baik sebagai sebuah senjata maupun dalam cerita.

Dalam permainan, Alan Wake akan sering kali ditemani dengan sebuah senter dan beberapa senjata pelengkap lain. Musuh dalam Alan Wake, yang disebut sebagai The Taken, merupakan penduduk Bright Falls yang telah “dirasuki” kegelapan, sehingga untuk mengalahkannya, bayangan yang menyelimuti mereka harus dimusnahkan dahulu secara harfiah: menggunakan senter tersebut, baru ditembak. Terkadang lingkungan pun bisa membantu untuk menghemat peluru seperti menyalakan lampu sorot, menjatuhkan mereka ke jurang, mendorong ke kabel listrik, dan sebagainya. Combat mechanic dalam gim ini juga nggak ribet-ribet amat. Walaupun tanpa crosshair, cahaya dari senter bisa dibilang menggantikan fungsi crosshair.

Selama menjelajah level Anda juga akan menemukan lembaran-lembaran manuscript dari novel misterius yang menambah latar belakang tempat dan juga karakter maupun hal-hal yang akan dan maupun telah terjadi sehingga menambahkan semacam “dorongan” untuk mencarinya lebih lanjut.

Karakter-karakter yang muncul dalam Alan Wake walaupun tidak banyak, tetapi cukup efektif dan perkembangan karakter juga cukup menarik untuk diikuti. Yang menurut saya paling menarik adalah agennya Alan, Barry, yang menjadi penghangat suasana dengan tingkahnya yang cukup menghibur. Overall, Alan Wake merupakan salah satu game yang memorable dan wajib dibeli oleh pengguna Xbox 360. Bye for now, and don’t forget to take a break!

ALAN WAKE | Steam – Rp95.999

Rilis:
18 Mei 2010 (Xbox 360)
16 Februari 2012 (PC)
Platform:
Xbox 360, PC (Steam)
  Adegan Dewasa:
Tidak (Ada adegan yang mengejutkan)

kay guys, sudah cukup lama saya belum menulis review. Kali ini saya akan membahas Alan Wake, gim Action Thriller yang tadinya akan keluar untuk PC dan Xbox tapi akhirnya versi PC-nya dibatalkan [tambahan 4/7/2021: versi PC rilis 16 Februari 2012].

Gim ini menceritakan petualangan seorang penulis novel, Alan Wake, yang sedang berlibur ke sebuah kota kecil bernama Bright Falls bersama istrinya, Alice, setelah ia mengalami writer’s block (kondisi ketika seorang penulis mendadak kehabisan ide atau kebingungan bagaimana menuangkan idenya, dan bisa bertahan selama bertahun-tahun). Namun, tidak lama, Alice menghilang dan Alan menemukan lembaran-lembaran kertas yang bercerita mengenai pertempuran antara cahaya dan kegelapan — sebuah novel yang dia bahkan tidak ingat kapan pernah menulisnya Penuturan cerita dalam Alan Wake merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki oleh gim ini.

Plotnya dibagi dalam 6 bab, dan tiap-tiap bab (walaupun Anda akan seringkali bertualang di area hutan) tetap memberikan nuansa baru dan akan tetap membuat Anda tertarik untuk menyelesaikannya. Setiap kali bab baru dimulai, akan ada sedikit ringkasan mengenai cerita sebelumnya, serasa menonton sebuah film seri pendek.

Tiap kali menamatkan satu bab pun Anda akan disuguhi sebuah credit sequence lengkap dengan lagu penutup yang berbeda-beda. Grafis dalam Alan Wake sangat memukau lengkap dengan efek pencahayaan yang memang menjadi salah satu “senjata” dalam game ini, walaupun kadang animasi karakter terasa agak kaku terutama pada saat cutscene. Lingkungan yang kita lihat selama permainan terasa nyata dan hidup terutama pada bagian pencahayaan karena cahaya merupakan salah satu aspek utama di gim, baik sebagai sebuah senjata maupun dalam cerita.

Dalam permainan, Alan Wake akan sering kali ditemani dengan sebuah senter dan beberapa senjata pelengkap lain. Musuh dalam Alan Wake, yang disebut sebagai The Taken, merupakan penduduk Bright Falls yang telah “dirasuki” kegelapan, sehingga untuk mengalahkannya, bayangan yang menyelimuti mereka harus dimusnahkan dahulu secara harfiah: menggunakan senter tersebut, baru ditembak. Terkadang lingkungan pun bisa membantu untuk menghemat peluru seperti menyalakan lampu sorot, menjatuhkan mereka ke jurang, mendorong ke kabel listrik, dan sebagainya. Combat mechanic dalam gim ini juga nggak ribet-ribet amat. Walaupun tanpa crosshair, cahaya dari senter bisa dibilang menggantikan fungsi crosshair.

Selama menjelajah level Anda juga akan menemukan lembaran-lembaran manuscript dari novel misterius yang menambah latar belakang tempat dan juga karakter maupun hal-hal yang akan dan maupun telah terjadi sehingga menambahkan semacam “dorongan” untuk mencarinya lebih lanjut.

Karakter-karakter yang muncul dalam Alan Wake walaupun tidak banyak, tetapi cukup efektif dan perkembangan karakter juga cukup menarik untuk diikuti. Yang menurut saya paling menarik adalah agennya Alan, Barry, yang menjadi penghangat suasana dengan tingkahnya yang cukup menghibur. Overall, Alan Wake merupakan salah satu game yang memorable dan wajib dibeli oleh pengguna Xbox 360. Bye for now, and don’t forget to take a break!

ALAN WAKE | Steam – Rp95.999

Unit076MicrosoftPCReviewAlan Wake,Microsoft,Remedy Entertainment2/4 = Layak Main Gim Action Thriller Alan Wake menyajikan kisah misteri episodik 6 bab yang selalu terasa menarik untuk diikuti serta grafis dan pencahayaan yang memukau. Rilis: 18 Mei 2010 (Xbox 360)16 Februari 2012 (PC) Platform:Xbox 360, PC (Steam)   Adegan Dewasa:Tidak (Ada adegan yang mengejutkan) 'kay guys, sudah cukup lama saya belum...and get a life!