Berbeda dari game-game sebelumnya, Shiny Festa merupakan game rhythm sederhana sehingga tanpa perlu pengetahuan yang mendalam mengenai “bahasa dewa,” Anda juga sudah bisa menikmatinya. Dikemas dalam tiga versi yang berbeda: Honey Sound, Groovy Tune, dan Funky Note, tiap versi memiliki lagu-lagu yang berbeda, karakter yang berbeda, dan tiga episode anime ekstra yang berbeda pula!

Sounds like a good deal, right? Not really. Well yeah, maybe if you’re a fan of iDOLM@STER… Actually nope.

iDOLM@STER: Shiny Festa

Platform: PSP [review], PS Vita

Developer: Namco Bandai Games

Publisher: Namco Bandai Games

Rilis: 12 Oktober 2012

Terdapat dua mode permainan dalam Shiny Festa: Stage Mode dan Star of Festa. Stage Mode bermain layaknya rhythm game standar. Tinggal pilih lagu, tingkat kesulitan, dan main.

Dalam permainan (karena ini adalah rythym game yang amat standar) Anda akan menekan not yang muncul — d-pad untuk not warna biru, bulat/X/segitiga/kotak untuk not warna merah, dan dua-duanya jika not warna hijau muncul — untuk mendapatkan poin, yang kemudian diubah menjadi uang. Uang ini akan bisa digunakan untuk membeli barang-barang di Shop, yang sebagian besar merupakan murni perubahan secara visual semata. Seperti bentuk not yang berbeda, suara-suara dan sebagainya. Walaupun ada juga beberapa barang yang dapat mempermudah gameplay, seperti item yang memberikan poin tambahan atau membuat Anda tidak perlu menahan not yang panjang.

Yang satunya adalah Star of Festa. Event lima ronde ini baru akan terbuka setelah Anda mendapatkan banyak fans dan berhasil meningkatkan rangking unit idol Anda.

Yap, Anda cuma perlu DUA tombol untuk memainkan game ini

Anda diharuskan memilih tiga lagu berbeda dalam tiap ronde Star of Festa. Dan pada lagu ketiga, Anda bisa berhadapan dengan idol lain termasuk para idol dari versi lain yang Anda mainkan, idol dari game DS Dearly Stars, idol group rival Jupiter, dan juga para idol dari game mobile Cinderella Girls. Jika Anda berhasil mengalahkan mereka, maka Anda akan mendapatkan kartu nama yang dapat dikoleksi. Selama memainkan mode Star of Festa, Anda dapat mengaktifkan Memories untuk menambahkan poin. Merupakan referensi sistem bernama sama dari game-game sebelumnya, Memories dapat dikumpulkan dengan memainkan Stage Mode atau sekedar menonton ulang OVA atau music video di Theather Mode.

Cerita game ini berawal ketika 765 Production mendapatkan undangan ke acara “Vacation Island International Music Festival” di suatu pulau. Tapi karena undangannya terbatas, Producer pun hanya bisa membawa satu unit yang terdiri dari empat hingga lima personil. Begitulah akhirnya game ini dibagi ke tiga versi yang berbeda.

Walaupun ceritanya sederhana, saya merasa Honey Sound memiliki cerita yang paling “relevan,” di mana grup Haruka, Chihaya, Azusa, dan Ritsuko mencoba untuk memahami tema dari festival dan membuat lagu untuk memenangkan lomba tersebut. Dibandingkan dengan Groovy Tune yang memiliki forced-drama dan Funky Note yang pada dasarnya mendaur ulang cerita. Selain cerita dari OVA, ada sedikit cerita sampingan yang muncul ketika memainkan mode Star of Festa dan meningkatkan ranking, tapi cerita-cerita tersebut tidak begitu penting (dan kadang agak aneh) dan pada akhirnya Anda yang tidak mengerti bahasa Jepang pun tidak begitu merasa ketinggalan.

Asik juga kalau lagu-lagu dari album lain macam Perfect Idol atau Vocal Collection juga ditampilkan

Dalam hal variasi dan tingkat kesulitan, rasanya agak mengecewakan. Penggunaan music video selama permainan memang memastikan pemain untuk bisa menikmati para idol bernyanyi dan menari dengan grafis yang bagus, mengingat hardware PSP yang sudah jadul, tapi disitu pula kelemahan. Rasanya hambar. Apalagi jika melihat salah satu daya tarik serial iDOLM@STER adalah menyaksikan para idol beraksi di panggung dengan kostum dan lagu yang dipilih sendiri oleh pemain.

Namco juga hanya menyediakan 20 lagu dalam satu versi game, dengan lima lagu yang sama tersedia bagi tiga versi, and that’s it! No unlockable songs, no full version of those songs, nothing!

Permainan pun terasa terlalu memanjakan pemain. Salah memencet tombol tetap memberikan poin dan tidak merusak kombo. Jika ada lagu yang sulit pun kesulitannya terasa sangat “artificial.” Not yang muncul terlalu berdekatan, bertubi-tubi, dan kadang terasa diluar tempo lagunya sendiri.

Game ini mempunyai potensi untuk jadi diatas rata-rata (mengesampingkan OVA), tapi saya rasa Namco sudah puas hanya dengan menjadi rata-rata jika hal itu masih bisa merauk dompet para fans. After all they still got solid 8s from Famitsu and October #1 top sales, right?

Dengan berat hati, saya sama sekali tidak menyarankan Shiny Festa bagi yang bukan penggemar franchise iDOLM@STER. Bahkan jika Anda seorang penggemar, yah tetap jangan berharap banyak.

3/5 = Biasa – Mungkin memiliki premis dan ide yang menarik atau sedikit perbaikan di beberapa aspek dapat membuatnya lebih solid, tapi secara keseluruhan game ini nggak jelek tapi juga nggak bisa dibilang bagus.