Perusahaan multinational terkemuka Disney yang belum lama ini mengakuisisi perusahaan milyaran dolar milik George Lucas, LucasFilm dan LucasArts, baru saja menutup divisi developer game legendaris LucasArts.

Berikut adalah pernyataan resmi dari Disney mengenai hal tersebut:

“After evaluating our position in the games market, we’ve decided to shift LucasArts from an internal development to a licensing model, minimizing the company’s risk while achieving a broader portfolio of quality Star Wars games. As a result of this change, we’ve had layoffs across the organization. We are incredibly appreciative and proud of the talented teams who have been developing our new titles.”

Yah, intinya Disney memecat staf-staf LucasArts dan mengubah perusahaan developer game tersebut menjadi sekedar “pemegang lisensi.” Dan oh ya, semua proyek yang sedang dikerjakan oleh mereka dibatalkan.

Pada tahun 90an, LucasArts sempat membuat game-game petualangan penuh humor yang sekarang dianggap “klasik” oleh banyak orang, seperti The Secret of Monkey Island, Maniac Mansion, dan Grim Fandango. Kemudian mereka men-develop dan juga mem-publish berbagai macam game Star Wars. Walaupun banyak yang terlupakan, tapi kalangan gamer sempat menemukan beberapa game yang berhasil menggambarkan serunya dunia Star Wars dengan sempurna seperti serial Rogue Squadron, Jedi Knight, Knights of the Old Republic, Battlefront, Republic Commando, Galaxies, dan lain-lain.

Sangat disayangkan, mengingat Star Wars 1313 terlihat cukup menarik dan dikabarkan proyek Star Wars First Assault yang tadinya akan dirilis secara digital untuk Xbox LIVE Arcade memiliki potensi menjadi pondasi untuk game Battlefront baru.

Internet rumah baru nyala, eh dapet kabar buruk kayak gini. Apes, apes…