Dance Festival, Raze Party, dan Tech Music merupakan tiga atribut yang kini mem-booming dalam event-event yang diadakan di Indonesia. Sebuah experience yang konon memberikan malam yang terpanjang sekaligus tersingkat bagi orang-orang yang mendatanginya. Bukanlah lantunan vocal yang menjadi daya tarik, tetapi bagaimana ribuan orang berdansa seirama dengan satu ketukan beat yang sama. Namun, diluar itu semua, ada jenis music experience lain yang sangat berbeda dari yang disebutkan diatas, sebuah konser yang membuat bulu kuduk merinding dengan cara lain dibandingkan dengan Dance Festival, seperti Djakarta Warehouse Project (DWP) akhir 2012 lalu memuaskan penontonnya.

Dengan passion atas music, music promoter Flux and Play berenang melawan arus dan menawarkan sebuah pengalaman yang masih asing kepada publik umum Indonesia. Awal tahun ini, Flux and Play memberikan kejutan dengan mengumumkan kedatangan Sigur Ros pada 11 Januari 2013 silam. Dikabarkan juga 7000 lembar tiket telah disiapkan sesuai dengan kapasitas maksimum Istora Senayan. Bisa dibilang Flux and Play terlihat sangat optimis bila angka tersebut dibandingkan dengan jumlah like “Gerakan 1 Juta Facebookers untuk mendukung Sigur Rós datang ke Indonesia” yaitu 1590 orang dan jumlah followers Twitter @SigurrosID yaitu sebanyak 2260 orang.

Tetapi, kalau ada optimisme dalam tim Flux and Play, itu adalah optimisme bahwa Sigur Ros akan memberikan experience yang tidak akan terlupakan bagi siapapun yang mendatanginya.

Berikut adalah sebuah review mengenai konser Sigur Ros di Singapore 2012 lalu:

“There have been many who have tried to use adjectives to describe the music of Sigur Rós, but there is simply no way to capture the emotional intensity of a Sigur Rós concert in writing. The stage lights, the vocals, the night sky and the instrumentals have to align to create the entire experience in a league of its own.  Despite their “indefinite” break from touring which lasted for 4 years, they showed no signs of losing musical momentum and played with the same sincerity and vulnerability that they are best known for.” – Elizabeth, PoacedMagz.com (@lizybethy)

Seperti review diatas, tidak ada yang bisa menceritakan kembali konser music Sigur Ros dengan sempurna. Saya sendiri belum menjadi saksi kepiawaian Sigur Ros, tapi jelas tidak akan melewatkan kesempatan yang mungkin sekali seumur hidup ini. So, see you there?

https://twitter.com/sigurros/status/316090645666209792

Find out more?

http://fluxandplay.com/

http://www.sigur-ros.co.uk/