Dalam sesi tanya-jawab yang dilakukan oleh Konami kemarin, Kojima mengatakan bahwa ia ingin membawa tema “dewasa” melalui game Metal Gear Solid terbarunya, Ground Zeroes. Tapi langkah beresiko ini juga bisa membuat Ground Zeroes sulit diterima khayalak ramai. Paling tidak untuk saat ini.

“Video game sebagai suatu media belum menjadi dewasa selama dua puluh lima tahun terakhir,” jelas Kojima, “[Game] selalu bercerita tentang membunuh alien dan zombie. Bukan berarti saya tidak suka game seperti itu. Mereka menyenangkan, tapi saya rasa game masih harus menempuh jalan yang panjang sebelum mereka bisa menjadi dewasa. Selama lebih dari dua puluh lima tahun saya sudah mencoba dengan seri Metal Gear untuk memperkenalkan tema yang lebih dewasa, tapi [video game] belum sampai kesana. Dibandingkan dengan film dan buku, [game] masih memiliki jalan yang panjang.”

“Itu tepat sekali apa yang saya ingin coba dan lakukan dengan Ground Zeroes. Jujur saja saya akan menargetkan banyak hal yang dianggap tabu, tema-tema dewasa yang beresiko. Saya bahkan tidak yakin apakah saya akan bisa merilis game ini, dan jika saya memang berhasil maka mungkin tidak akan terjual banyak karena [temanya] terlalu berat.”

Mengingat dibalik plot-nya yang membingungkan dan unsur komedi yang agak aneh, seri Metal Gear memang selalu membawa-bawa tema yang cukup gelap dan berat mengenai efek samping peperangan, tidak seperti Call of Duty atau Medal of Honor yang lebih seperti menyaksikan film laga.

Dia mengakhiri sesi tersebut dengan mengatakan, “Saya mendekati proyek ini sebagai pencipta dan mendahulukan kreativitas diatas penjualan.”

Tidak ingin bersikap terlalu pesimistis, tapi saya rasa pada akhirnya semua tergantung pada Konami sebagai publisher. Para fans mungkin masih akan melahapnya, tapi apa jadinya kalau investornya merasa game ini terlalu riskan? Hmm, agak mengingatkan saya soal kasus Rainbow 6: Patriots kemarin.